Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

MUNAS DAN RAKERNAS KE-4 FKMTEI

Musyawarah Nasional (MUNAS) dan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Energi Indonesia akan kembali digelar tahun ini di Politeknik Negeri Jakarta. Penentuan tempat MUNAS dan RAKERNAS FKMTEI ini diambil berdasarkan keputusan MUNAS dan RAKERNAS KE-3 tahun lalu saat dilaksanakan di Politeknik Negeri Semarang.

MUNAS dan RAKERNAS FKMTEI ini akan dilaksanakan pada tanggal 27 – 29 November 2014. Nama kegiatan acara ini adalah Berbagi Energi untuk Indonesia “E-DAYS”. Dalam serangkaian acara tersebut, akan membahas mengenai laporan dari masing-masing Politeknik mengenai program kerja FKMTEI di kampus mereka, pemilihan pengurus FKMTEI yang baru, ada Seminar Nasional Energi serta ada Pameran Teknologi Energi.

Adapun syarat untuk mengikuti MUNAS dan RAKERNAS KE-4 FKMTEI ini adalah:
  1. Setiap Politeknik diharapkan mengirimkan 6 orang delegasi sebagai peserta MUNAS IV FKMTEI Tahun 2014 di Politeknik Negeri Jakarta
  2. Setiap Politeknik wajib memberi kepastian kehadiran dan jumlah delegasi kepada panitia selambat-lambatnya pada tanggal 15 November 2014
  3. Melakukan pelunasan biaya registrasi Rp 400.000,00 per orang. Pelunasan selambat-lambatnya tanggal 15 November 2014
  4. Seluruh peserta wajib mengisi formulir registrasi dengan menyertakan: Surat tugas dari masing-masing Politeknik, Fotocopy kartu mahasiswa yang masih berlaku, dan Pas foto 3x4 sebanyak 5 lembar (warna)
  5. Peserta akan dijemput panitia di Terminal Pasar Rebo, Terminal Kampung Rambutan, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Jatinegara, atau Bandara Halim. Waktu penjemputan: Rabu, 26 November 2014
  6. Kelengkapan peserta: Setiap delegasi wajib membawa jas almamater dan atribut Himpunan yang bersangkutan, Setiap delegasi diharapkan mengenakan seragam FKMTEI pada saat kegiatan MUNAS diselenggarakan.
  7. Segala sesuatu yang menyangkut kegiatan Musyawarah Nasional Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Energi se-Indonesia yang belum tercantum dalam ketentuan ini akan diatur kemudian.

Bagi Politeknik yang ingin bergabung dengan FKMTEI (Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Energi Indonesia) bias langsung mengikuti acara ini dengan melengkapi syarat-syarat di atas. Kami selalu membuka pintu untuk Politeknik yang didalamnya terdapat mahasiswa Teknik Energi untuk bergabung dengan kami agar relasi kita semakin luas.

Untuk Juklak/Proposal bias di download pada link berikut ini:

Salam ENERGI! 


Study Visit for Group of Foreign Students, Organized by Deutscher Akademischer Austausch Dienst (DAAD)

10 Orang Mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya mengikuti Program Study Visit to Germany merupakan program yang disediakan oleh pemerintah Jerman melalui lembaga Deutscher Akademischer Austausch Dienst (DAAD) yang mana memberikan kesempatan kepada mahasiswa dari luar negeri termasuk Indonesia untuk studi di Jerman dalam waktu singkat (7-12 hari). Mereka berangkat menuju Jerman dari 11-23 September 2014. Pada awalnya, informasi mengenai DAAD program ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari hasil sosialisasi Dr.-Phil.Arinafril merupakan salah satu alumni DAAD di Kampus Polsri.

Pada saat itu Dr.-Phil.Arinafril menjelaskan berbagai jenis program beasiswa ke luar negeri, namun yang menjadi perhatian adalah program study visit yang diselenggarakan oleh DAAD ke Jerman. Alasannya adalah karena program ini termasuk program jangka pendek untuk dapat belajar ke Jerman sehingga tidak akan mengganggu proses pembelajaran di Politeknik, serta semua biaya selama di Jerman ditanggung oleh DAAD.

Sebagai pioneer dari seluruh Politeknik se-Indonesia, Study Visit to Germany ini di ikuti : Nyayu Aisyah (Teknik Energi), Melly Agustia Fortienawati (Teknik Energi), Ade Clara Pretty Sundari (Teknik Energi), Abdul Wahid Erlangga (Teknik Energi), Khusnul Khotimah (Teknik Energi), M. Ridho Husaini (Teknik Energi), Muhammad Ganta Khaitami (Teknik Energi), Utari Agustina (Teknik Kimia), Elita Apriani (Teknik Kimia), Zuliansyah Arman (Teknik Kimia).

Kegiatan ini berlangsung selama 10 hari. Para mahasiswa Polsri akan mempresentasikan proposal penelitiannya yang bertema “The Utilization of Aquatic Plants as a Future Energy”  di 3 Universitas ternama di Jerman yaitu : University of Stuttgart, OTH-Amberg-Weiden dan TU Berlin, berkunjung ke Pabrik di University of Stuttgart, berkunjung ke Pabrik Biogas di Weiden.

Berdasarkan proposal penelitiannya, Tanaman laut berupa Eceng Gondok dan Microalga dapat dimanfaatkan sebagai energi terbarukan untuk membuat Biodiesel dan Biogas yang rata-rata di Indonesia sendiri sangat dibutuhkan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat akan minyak bumi atau BBM yang sering dikonsumsi. Di Jerman sendiri, energi yang paling banyak dipakai adalah Energi Surya sebesar 46-47 %, Energi Angin 23 %, Biomassa 8 % dan yang lainnya kebanyakan berasal dari Energi Air dan sebagainya. Khususnya di Jerman sendiri, Panel Surya mudah terlihat di sepanjang jalan, di atap rumah warga, di ladang, di kampus, dan lainnya dikarenakan Panel Surya mereka sendiri disubsidi oleh pemerintah Jerman. Alasan mereka kebanyakan memakai Energi Surya dikarenakan pergerakan matahari nya. Ketika musim panas (Summer), pergerakan matahari terlihat melewati “atas kepala” sedangkan untuk musim gugur dan dingin ( Fall and Winter Season ) pergerakan matahari terlihat seperti “menyamping “. Dan itu alasan kenapa pemerintah jerman mau mensubsidi panel surya untuk warga-warga di Jerman. Sedangkan untuk biomassa sendiri kebanyakan digunakan di pedesaan atau wilayah terpencil yang membutuhkan listrik dan pemanfaatan lain dari Biogas seperti adanya pabrik biogas di kota kecil, Amberg-Weiden di bagian selatan Jerman.

Selain presentasi penelitian, para duta Politeknik Negeri Sriwijaya juga menampilkan kebudayaan Indonesia, khususnya kebudayaan yang ada di Sumatera Selatan seperti Tari Tanggai untuk menunjukkan bahwa Indonesia kaya akan budaya yang luar biasa. Hasil yang didapat dari Jerman adalah adanya kerjasama antara pihak universitas seperti OTH-Amberg Weiden yang ingin mengadakan “Summer School” di Politeknik Negeri Sriwijaya dan kerjasama akan proyek biogas dengan pengajar di TU Berlin.

Dengan adanya ini, diharapkan akan memotivasi mahasiswa untuk lebih semangat untuk membawa almamaternya ke kancah internasional dan membawa semangat dalam diri untuk meraih beasiswa ke luar negeri.




Bakti Masyarakat Politeknik Negeri Semarang dengan Biogas

Mahasiswa Teknik Energi Politeknik Negeri Semarang (POLINES) dan Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Diponegoro (UNDIP) melakukan kerjasama untuk kegiatan yang bertema LIVE IN. Kegiatan  LIVE IN ini dilaksanakan pada tanggal 13-15 Juni 2014 dan bertempat di Desa Sukorame kecamatan musuk Boyolali.Kegiatanni diikuti oleh 34 peserta.Bentuk kegiatannya adalah pengobatan gratis,mengajar di salah satu sekolah,dan pembentukan biogas. Biogas disini adalah dari kotoran sapi yang akan digunakan untuk mengganti kompor gas.

Peserta mulai berangkat pukul 16.30 tanggal 13 Juni 2014.Mahasiswa disambut baik oleh warga desa.Pukul 20.00 mahasiswa melihat pertunjukan  wayang yang ditampilkan warga desa.Setelah selesai mahasiswa tidur di rumah warga.

Untuk hari Sabtu kegiatan dilanjutkan untuk kegiatan mengajar di salah satu sekolah.Selain ada yang mengajar, mahasiswa ada yang membuat biogas. Dan hari Minggu Mahasiswa melaksanakan sosialisasi cara merawat biogas dan mengadakan pengobatan gratis.Mahasiswa mulai berangkat ke Semarang pukul 16.00

Dan inilah bentuk kerjsama dari Teknik Energi POLINES dan MAhasiswa HI UNDIP semoga bisa melakukan kerjasama yang bermanfaat kembali aamiin

Berikut pada saat pembentukan biogas

Pembuatan Digester Biogas dengan Plastik PE

Kompetisi Kincir Angin Indonesia 2014 di USD


Yogyakarta - Universitas Sanata Dharma Yogyakarta menjadi tuan rumah Kompetisi Kincir Angin Indonesia 2014 di Pantai Baru Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, 15-19 September 2014.

Menurut Rektor USD, Kompetisi Kincir Angin Indonesia (KKAI) 2014 bertema "Rekayasa dan Inovasi Teknologi Energi Terbarukan untuk Kemakmuran dan Kesejahteraan Manusia" itu akan diikuti perwakilan perguruan tinggi di Indonesia.

"Kompetisi itu diselenggarakan dilatarbelakangi oleh semakin diperlukannya sumber energi alternatif berupa sumber energi terbarukan dengan semakin menipisnya cadangan minyak dunia," katanya.

Ia mengatakan kompetisi itu bertujuan untuk menumbuhkembangkan dan meningkatkan kreativitas mahasiswa, mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam dunia nyata, meningkatkan kepekaan mahasiswa dalam pengembangan energi terbarukan.

"Selain itu juga untuk membudayakan iklim kompetitif di lingkungan perguruan tinggi dan menimba ide kreatif mahasiswa dalam pengembangan energi terbarukan," katanya.

Kepala Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Masyarakat Ditjen Dikti Kemdikbud Victoriana Suhartini mengatakan kompetisi itu merupakan koridor program pengembangan inovasi mahasiswa.

"Kompetisi itu merupakan wahana pembelajaran mahasiswa khususnya dalam bidang pengembangan inovasi kincir angin. Mahasiswa diharapkan tertarik terhadap kincir angin sebagai energi terbarukan dan ke depan dapat menjadi ahli dalam bidang tersebut," katanya.

Ketua Panitia KKAI 2014 Iswanjono mengatakan kompetisi itu diselenggarakan USD bekerja sama dengan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Ditlitbmas) Ditjen Dikti Kemdikbud dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul.

"Kami menargetkan peserta kompetisi itu sebanyak 30 tim perwakilan dari perguruan tinggi di Indonesia. Setiap tim terdiri atas lima mahasiswa dan satu dosen pembimbing," kata dosen Fakultas Sains dan Teknologi (FST) USD itu.

Menurut dia, pendaftaran peserta KKAI dimulai pada 6 Mei 2014 hingga 12 Juni 2014. Peserta yang telah mendaftar selanjutnya akan mengikuti tahap seleksi, dan tim yang lolos seleksi berhak mengikuti kompetisi di Pantai Baru Bantul pada 15-19 September 2014.

"Penilaian dalam kompetisi tersebut meliputi energi akumulatif, desain, dan keandalan. Persentase penilaian untuk energi akumulatif adalah 50 persen, desain 40 persen, dan keandalan 10 persen," katanya.

Untuk mendownload Panduan KKAI 2014, bisa klik link berikut.

Sumber:  (ANTARA News)

POLINES Peringati Hari Bumi 2014

Mahasiswa Teknik Konversi Energi Polines atau biasa disebut IMTE Polines memperingati Hari Bumi 2014 yang jatuh pada tanggal 22 April. Peringatan Hari Bumi oleh IMTE Polines dilaksanakan dalam 2 hari dengan mengangkat tema "Solusi Untuk Bumi". Kegiatan ini bertujuan untuk menambah rasa kepedulian mahasiswa dan masyarakat umum akan pentingnya menjaga bumi bagi kehidupan.


Kegiatan IMTE Polines dimulai pada tanggal 22 April 2014. Kegiatan dilaksanakan di sekitar kampus dengan menggerakkan seluruh mahasiswa Teknik Konversi Energi Polines untuk melaksanakan bersih kampus. Kegiatan dimulai dengan pembukaan acara dilanjutkan dilanjutkan dengan pelafalan Ikrar Mahasiswa Teknik Energi Polines. Setelah itu, mahasiswa dibagi per kelas untuk membersihkan daerah sekitar kampus yang sudah dintentukan oleh panitia.

Kegiatan kedua, yakni masih dalam rangka memeringati Hari Bumi ini, IMTE Polines mengadakan aksi turun ke jalan di CFD Simpang Lima Semarang. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan melakukan aksi long march, serta pembagian bibit pohon jati dan sticker kepada masyarakat sekitar. Selain itu, para mahasiswa juga mensosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan menanam pohon sebagai aksi menjaga bumi ini. 

Semoga dengan aksi yang dilakukan oleh mahasiswa Teknik Konversi energi Politeknik Negeri Semarang ini dapat mengubah pola pikir masyarakat dan mahasiswa sendiri yang sebelumnya tidak peduli dengan lingkungan, menjadi peduli terhadap lingkungan.

Bersih Kampus Polines
Pangeran Klorofil
Pembagian Bibit Pohon Jati


PENS Peringati Hari Bumi 2014

Dalam rangka memperingati Hari Bumi mahasiswa Sistem Pembangkitan Energi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya melakukan aksi bakti sosial pada Minggu 20 April 2014. Kalisari Damen, Mulyosari menjadi tujuan dilaksanakan acara ini. Meskipun secara internasional Hari Bumi diperingati pada 22 April, BSO-SPE PENS melakukan aksinya lebih dulu pada hari ini (20/4).


Serangkaian kegiatan diantaranya Jalan Sehat, Sosialisasi Hari Bumi, Games, Pembagian bibit tanaman dan tempat sampah. Acara ini diikuti oleh anak-anak daerah sekitar, mahasiswa, dosen dan kaprodi. Dalam pelaksanaannya kegiatan ini didukung oleh Telkomsel, Yo Blend, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemkot Surabaya.

Pasca kegiatan ini harapannya masyarakat bisa lebih peduli dengan tanah yang kita tinggali. Sebagai mahasiswa teknik kita harusnya tidak hanya mampu berbicara namun juga beraksi untuk menjaga bumi kita.


 
Support : KOMINFO FKMTEI | Depid Prasetyo U | IMTE Polines
Copyright © 2013. FKMTE INDONESIA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by KOMINFO FKMTEI
Proudly powered by Blogger