Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Dies Natalis FKMTEI Ke-7 Politeknik Negeri Medan



FORUM KOMUNIKASI MAHASISWA TEKNIK ENERGI INDONESIA

SIARAN PERS
Nomor : 11/PERS/FKMTEI/III/2018
Tanggal :  16 April 2018

Dies Natalis FKMTE Indonesia
Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa.

Tepat pada tanggal 27 Maret 2018 merupakan Hari Ulang Tahun FKMTE Indonesia yang ke-7. FKMTE BSO Politeknik Negeri Medan juga turut memperingati hari yang bersejarah tersebut pada 7 April 2018. Tidak hanya itu, perayaan Dies Natalis ini juga mencakup perayaan Hari Hutan dan Air.
.
.
.



Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi:
Biro Humas dan Literasi, Komisi Dua Pusat FKMTEI : Yussela Septiyani (085794261397)
Ketua Komisi Dua Pusat FKMTEI : Rafqi Nauli Lubis (082360548944)

Ikuti linimasa kami di:
Twitter :@FKMTEINDONESIA
Instagram : fkmteindonesia
Line :@lwj4677a
Web : fkmte-indonesia.blogspot.com

Hari Peduli Sampah Nasional 2018






FORUM KOMUNIKASI MAHASISWA TEKNIK ENERGI INDONESIA

SIARAN PERS
Nomor : 11/PERS/FKMTEI/IV/2018
Tanggal : 3 April 2018

Hari Peduli Sampah Nasional 2018

Tanggal 21 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional. Himpunan Mahasiswa Teknik Energi Institut Teknologi Yogyakarta Ikut serta menyemarakkan Aksi Hari Peduli Sampah Nasional 2018 yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Yogyakarta. Aksi ini berlangsung di kawasan TUGU Yogyakarta bersama berbagai Komunitas Peduli Lingkungan.
Mari bersama-sama wujudkan Indonesia bebas sampah 2020. Sayangi Bumi, Bersihkan dari Sampah !



Jayamahe Energi !!
Salam Energi !! Biro Humas dan Literasi, Komisi Dua Pusat FKMTEI

Yussela Septiyani

Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi:
Biro Humas dan Literasi, Komisi Dua Pusat FKMTEI : Yussela Septiyani (085794261397)
Ketua Komisi Dua Pusat FKMTEI : Rafqi Nauli Lubis (082360548944)

Ikuti linimasa kami di:
Twitter :@FKMTEINDONESIA
Instagram : fkmteindonesia
Line :@lwj4677a
Web : fkmte-indonesia.blogspot.com

Dies natalis FKMTE indonesia Ke-7 Politeknik Negeri Jember





FORUM KOMUNIKASI MAHASISWA TEKNIK ENERGI INDONESIA

SIARAN PERS
Nomor : 10/PERS/FKMTEI/IV/2018
Tanggal : 3 April 2018

Dies Natalis FKMTE Indonesia
Tepat pada tanggal 27 Maret 2018 merupakan Hari Ulang Tahun FKMTE Indonesia yang ke-7. Untuk memperingati hari yang bersejarah tersebut diadakan bakti sosial di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Nur Iman Patrang Jember pada Sabtu, 24 Maret 2018 oleh FKMTE Politeknik Negeri Jember.




Acara ini ditutup dengan doa oleh pihak pengurus LKSA Nur Iman dengan harapan semua keinginan anggota FKMTE dapat terwujud.
Masa depan negeri ini ada pada bahu kami. Semoga kami, FKMTE Indonesia dapat terus berkontribusi untuk negeri. Aamiiin
Jayamahe Energi !!
Salam Energi !! Biro Humas dan Literasi, Komisi Dua Pusat FKMTEI

Yussela Septiyani

Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi:
Biro Humas dan Literasi, Komisi Dua Pusat FKMTEI : Yussela Septiyani (085794261397)
Ketua Komisi Dua Pusat FKMTEI : Rafqi Nauli Lubis (082360548944)

Ikuti linimasa kami di:
Twitter :@FKMTEINDONESIA
Instagram : fkmteindonesia
Line :@lwj4677a
Web : fkmte-indonesia.blogspot.com

Kunjungan Kerja Ilmiah Fkmtei Politeknik Negeri Jember ke PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro)




FORUM KOMUNIKASI MAHASISWA TEKNIK ENERGI INDONESIA

SIARAN PERS

Nomor : 09/PERS/FKMTEI/III/2018
Tanggal : 17 Maret 2018

Kunjungan Kerja Ilmiah

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa.

Telah dilaksanakan kegiatan Kunjungan Kerja Ilmiah oleh FKMTE Indonesia Politeknik Negeri Jember ke Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Gunung Sawur, Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan pada 24 Februari 2018.






Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Gunung Sawur berlandaskan pada kebutuhan energi listrik masyarakat Gunung Sawur yang belum terpenuhi. Melalui berbagai proses penyempurnaan teknologinya, PLTMH Gunung Sawur kini menghasilkan listrik 14 kVA pada unit 1 untuk mengaliri listrik sebanyak 87 rumah, sedangkan pada unit 2 yang selesai dibangun pada tahun 2012 menghasilkan listrik sebesar 24 kVA yang digunakan untuk mengaliri listrik sebanyak 36 rumah. Listrik dijual ke penduduk sekitar dengan harga yang cukup murah yaitu Rp. 500/kWh.






Semoga dengan diadakannya Kunjungan Kerja Ilmiah ini dapat meningkatkan wawasan dan pemahaman peserta di bidang energi khususnya energi listrik yang menjadi kebutuhan utama masyarakat Indonesia.

Mari bersama-sama majukan kemandirian Energi untuk kemaslahatan Bangsa Indonesia.
Jayamahe Energi !!
Salam Energi !!


Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi:
Biro Humas dan Literasi, Komisi Dua Pusat FKMTEI : Yussela Septiyani (085794261397)
Ketua Komisi Dua Pusat FKMTEI : Rafqi Nauli Lubis (082360548944)

Ikuti linimasa kami di:
Twitter :@FKMTEINDONESIA
Instagram : fkmteindonesia
Line        :@lwj4677a
Web       : fkmte-indonesia.blogspot.com

Ayo! Hemat Energi !

Energi listrik yang digunakan di Indonesia pada umumnya bersumber pada sumber daya alam yang terbatas ketersediaannya di alam. Energi listrik inilah yang dimanfaatkan dan disalurkan ke rumah-rumah penduduk dari pembangkit melalui jaringan distribusi yang ada. Di rumah, listrik digunakan untuk mengoperasikan berbagai macam peralatan rumah tangga seperti mesin cuci, televisi, kulkas, mesin air, dan lain-lain. Pemakaian listrik di rumah seringkali ditemui tidak efektif, terutama pada sektor penerangan. Salah satu cara untuk menghindari krisis energi yaitu melakukan penghematan, penghematan dilakukan untuk mengurangi beban pada pembangkit , berikut merupakan beberapa tips untuk menghemat energi pada rumah.
Pengkondisian udara dan cahaya
Pengkondisian udara adalah proses mendinginkan udara sehingga mencapai temperatur dan kelembaban yang ideal.

Sumber : http://web.ipb.ac.id/~tepfteta/elearning/media/Teknik%20Pendinginan/bab9.php

Di dalam rumah temperatur dan kelembaban udara merupakan hal yang penting, rekan – rekan energi mungkin sering tidak betah di rumah apabila di dalam ruangan terasa gerah dan panas. Oleh karena itu pengkondisian udara sangat penting pada rumah – rumah , gunakan rumah dengan udara dan cahaya yang cukup dengan mengatur jendela dan ventilasi yang cukup. Apabila pengkondisian udara tidak pada jendela dan ventilasi tidak memungkinkan gunakan kipas angin yang dapat mengkonsumsi listrik lebih kecil dari pada AC (air conditioning), dan apabila pengkondisian cahaya kurang dapat menggunaka lampu dengan konsusmsi daya lebih sedikit seperti lampu LED (Light Emmiting Diode)..
Gunakan lampu hemat energI (LED)
Pada malam hari konsumsi listrik berada pada beban tertinggi, beban tertinggi penggunaan listrik terjadi pada pukul 05.00 sore sampai dengan 11.00 malam, lampu hemat energy memiliki pemakaina daya lebih kecil, hanya 10% dari lampu pijar.



Sumber : http://www.stark-indonesia.com

Gunakan perangkat elektronik hemat energi
Perangkat elektronik saat ini banyak menggunakan teknologi terbaru bahkan dapat memberikan efesiensi yang lebih baik dari pada perangkat sebelumnya dengan daya listrik yang lebih rendah. Sangat banyak tips untuk meggurangi pemakaian listrik pada perangkat elektronik diantaranya :
Langkah-langkah Penggunaan Peralatan Listrik Rumah Tangga Dalam Menghemat Pemakaian Energi Listrik

PENGHEMATAN ENERGI PADA PENCAHAYAAN

Padamkan lampu apabila ruangan tidak dipakai.
Padamkan lampu pada siang hari.
Kurangi penerangan listrik yang berlebihan.
Atur letak perabot agar tidak menghalangi cahaya lampu dalam ruangan.
Menyalakan lampu halaman/taman bila hari benar-benar telah mulai gelap.
Matikan lampu halaman/taman bila hari sudah mulai terang kembali.

PENGHEMATAN ENERGI PADA TATA UDARA ( AC )

Memilih AC hemat energi dan daya yang sesuai dengan besarnya ruangan.
Gunakan kapasitas AC yang tepat dan efisien.
Gunakan pengatur waktu (timer) agar AC beroperasi hanya pada saat dibutuhkan.
Kontrol temperature dengan termostat.
Gunakan penutup pada bagian ruangan yang terkena sinar matahari langsung.
Usahakan pintu, jendela dan ventilasi udara selalu tertutup agar kelembaban cukup rendah.
Hindari menempatkan sesuatu yang menghalangi sirkulasi udara.
Bersihkan filter AC, coil kondensor dan sirip AC secara teratur.
Mengatur suhu ruangan secukupnya, tidak menyetel AC terlalu dingin.
Menempatkan AC sejauh mungkin dari sinar matahari langsung, agar efek pendingin tidak berkurang.
Gantilah bahan pendingin yang dipakai (freon) dengan bahan pendingin hemat listrik (hydrocarbon refrigerant), sehingga bisa menurunkan listrik s/d 25% dari AC.
Matikan AC bila ruangan kosong dalam jangka waktu relatif lama.

PENGHEMATAN ENERGI PADA POMPA AIR

Gunakan bak penampungan air (menyimpan air di posisi atas).
Gunakan pelampung air di penampungan.
Gunakan air secara hemat dan cegah kebocoran air pada kran dan pipa.
Sering terjadi pompa bekerja terus menerus, padahal tidak ada pemakaian. Penyebabnya adalah sebagai berikut :
Rele tekan (pressure switch) tidak bekerja.
Instalasi pipa air di dalam bangunan ada yang bocor.
Kran air tidak ditutup sempurna atau rusak.

PENGHEMATAN ENERGI PADA MESIN CUCI

Menggunakan mesin cuci sesuai dengan kapasitas.
Kapasitas berlebih mengakibatkan perlambatan perputaran mesin dan menambah beban pemakaian listrik.
Kapasitas yang kurang menyebabkan tidak efisien, karena mesin cuci tersebut menggunakan energi yang sama.
Gunakan pengering hanya pada cuaca mendung/hujan. Bila cuaca cerah, sebaiknya memanfaatkan sinar matahari.

PENGHEMATAN ENERGI PADA LEMARI PENDINGIN

Memilih lemari es dengan ukuran / kapasitas yang sesuai.
Pintu lemari es ketika menutup harus selalu tertutup rapat.
Isi lemari es harus sesuai dengan kapasitas (Jangan terlalu sesak).
Tempatkan lemari es jauh dari sumber panas (kompor, sinar matahari langsung).
Tempatkan lemari es min. 15 cm dari tembok, agar sirkulasi udara ke kondensor baik.
Hindari penempatan bahan makanan / minuman yang masih terlalu panas.
Mengatur suhu lemari es sesuai kebutuhan. Karena semakin rendah temperatur ,semakin banyak energi listrik yang digunakan.
Ganti karet isolasi pada pintu / kabinet secepatnya apabila rusak.
Membersihkan kondensor ( terletak dibelakang lemari es ) secara teratur dari debu dan kotoran, agar proses pelepasan panas berjalan dengan baik.
Mematikan lemari es bila tidak digunakan dalam waktu lama.

PENGHEMATAN ENERGI PADA SETRIKA

Atur penggunaan tingkat panas yang disesuaikan dengan bahan yang diseterika (sutera, wol, polyster, katun dan sebagainya).
Bersihkan sisi besi bagian bawah seterika secara teratur agar penghantaran panas berlangsung baik
Menyeterika sekaligus banyak jangan hanya satu atau dua potong pakaian.
Mematikan seterika bila akan ditinggal cukup lama.

PENGHEMATAN ENERGI LAINNYA

Kurangi pemakaian listrik pada waktu beban puncak pada jam 18.00 - 22.00
Gunakan Peralatan Listrik Hemat Energi
Matikan magic-jar atau magic-com bila nasi sudah tersisa sedikit karena listrik untuk menghangatkan nasi menjadi sia-sia.
Mematikan televisi, radio, tape recorder, serta perlatan audio visual lainnya, bila tidak ditonton atau didengarkan.
Lepaskan kabel peralatan listrik bila peralatan sedang tidak digunakan.
Bila peralatan listrik yang menggunakan sistem remote sedang tidak digunakan, jangan mematikan dengan remote control (stand by). Tetapi matikan dari tombol on-off atau lepaskan tusuk kontak.
Nyalakan water heater 20 menit sebelum air panas digunakan
Bersihkan secara periodik kaca jendela. Kaca jendela yang bersih akan meneruskan cahaya lebih banyak.
Bersihkan secara periodik bola lampu / tabung lampu beserta reflektornya agar supaya bersih agar tidak mengurangi cahaya.

Sumber : http://www.globalindoprima.com/tips-trik/tips-hemat-listrik-energi

Pastikan perangkat elektronik dan listrik terdiskoneksi dengan listrik apabila tidak di gunakan
Penggunaan perangkat elektronik dengan bijak dapat mengurangi pemakaian listrik pada rumah, namun sering terlupakan, banyak perangkat elektronik yang standby dan terkoneksi dengan arus listrik.padahal peralatan elektronik yang dalam posisi stanby masih memakan daya listrik sebanyak 80% dari daya yang diguanakan ketika hidup,maka sebaiknya cabut colokan peralatan elektronik dari stop kontak jika sudah tidak digunakan.
Sumber : https://www.instagram.com/p/BHZknkOgG1U/?taken-by=bengkelenergi
Gunakan listrik secara bijaksana
Penggunaan listrik secara bijaksana dapat menghemat biaya pemakaian listrik pada rumah tangga. Berikut  6 tips hemat listrik sebagai berikut :
Matikan lampu dan lepas tusuk kontak alat listrik yang tidak di perlukan
Manfaatkan matahari sebagai sumber cahaya pengganti lampu dan panas untuk menjemur pakaian
Manfaatkan fitur eco- friendly untuk menghemt daya dan timer untuk mematikan alat listrik secara otomatis
Untuk ruangan luas lebih baik menggunakan lampu berdaya rendah di banyak titik daripada lampu berdaya tinggi di satu titik dan bagi saklar lampu untuk tiap area
Atur volume suara televisi atau speaker secukupnya, makin kers volume makin besar daya yang dibutuhkan.
Atur temperatur Air Conditioner di 24-27°C makin rendah temperatur makin besar daya yang dibutuhkan.



Sumber : https://twitter.com/kementerianesdm/status/791557765420290048


PLTB Sidrap : Pembangkit Listrik Tenaga Angin Komersial Pertama di Indonesia

Potensi sumber energi terbarukan di Indonesia sangat melimpah. Mulai dari energi angin, surya, gelombang laut hingga biomasa. Pada akhir 2019, pemerintah Indonesia telah menargetkan untuk membangun pembangkit listrik tambahan sebesar 35.000 megawatt (MW). Hal ini didasari oleh masih rendahnya rasio elektrifikasi di Indonesia dibanding negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Brunei. Pada tahun 2010, rasio elektrifikasi Indonesia hanya berada pada angka 67,15% dan pada tahun 2015 meningkat menjadi 88,30%. Rasio elektrifikasi yang diharapkan pemerintah pada akhir tahun 2019 adalah 97,35%. Untuk mencapai hal tersebut, pemerintah Indonesia akan memberikan porsi 25.904 MW kepada swasta dan 10.681 MW kepada PLN[1]. Berdasarkan Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RKUN) 2015-2034, Sumber energi yang digunakan untuk pembangkit listrik terbagi menjadi 4 kategori, batu bara (50%), energi baru terbarukan (25%), minyak bumi (1%) dan gas (24%)[1]. Batu bara masih menjadi sumber utama untuk memenuhi kebutuhan listrik nasional. Namun, pemerintah berupaya untuk selalu meningkatkan pembangunan pembangkit listrik dari sumber energi baru terbarukan (EBT). Kelebihan dari EBT adalah bebas polusi dan ketersediannya sangat melimpah di Indonesia.



Gambar 1. (a) Sebaran pembangkit dan jaringan transmisi untuk memenuhi target 35.000 MW[2] (b) Bauran sumber energi pembangkit listrik berdasarkan RKUN[1]

Salah satu proyek pembangkit listrik EBT untuk mencapai target 35.000 MW berada di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan dengan memanfaatkan energi angin. Dipilihnya kawasan Sidrap karena kecepatan anginnya mencapai 7 m/s[3]. Proyek tersebut telah dimulai sejak April 2016 oleh PT UPC Sidrap Bayu Energi dengan investasi senilai US$ 150 juta atau sekitar Rp. 2,02 triliun[3]. PT UPC Sidrap Bayu Energi merupakan konsorsium yang terdiri dari UPC Renewables Asia I, UPC Renewables Asia III, Sunedison dan Binatek Energi Terbarukan.
Pembangkit Listrik Tenaga Angin/Bayu (PLTB) Sidrap memiliki 30 buah turbin. Kapasitas total PLTB Sidrap adalah 75 MW dengan masing-masing turbin berkapasitas 2,5 MW[4]. Turbin tersebut dibangun pada menara baja setinggi 80 meter dan tiga buah bilah dengan panjang masing-masing sekitar 57 meter sehingga total ketinggian turbin tersebut mencapai 137 meter[4]. Model turbin tersebut adalah turbin angin kelas IIA yang dipasok dari perusahaan asal Spanyol, Gamesa Lolica Corporation. PLTB ini membutuhkan lahan seluas 100 hektar dengan tanah galian 100,000 m3.
Proyek PLTB Sidrap mempekerjakan 709 orang yang 95% nya adalah warga negara Indonesia (WNI). Dampak dari proyek PLTB Sidrap adalah pembangunan jalan baru sepanjang 10 km dan 4 jembatan baru dengan total biaya sebesar US$ 350 ribu[5]. PLTB Sidrap mampu menerangi 70.000 rumah di Sulawesi Selatan. Ignasius Jonan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mengatakan bahwa tarif tahap pertama dari PLTB Sidrap sebesar US$ 0,114 per kWh atau setara dengan Rp. 1.540 per kWh[6]. Kehadiran PLTB Sidrap diharapkan mampu memenuhi kebutuhan listrik di wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat (Sulselrabar). Saat ini, kondisi kelistrikan wilayah Sulselrabar mencapai 1.250 MW dengan beban puncak mencapai 1.050 MW. PLTB Sidrap dengan kapasitas 75 MW merupakan PLTB Sidrap tahap satu. Pemerintah akan membangun PLTB Sidrap tahap dua dengan kapasitas 50 MW. Ignasius Jonan berjanji untuk PLTB Sidrap tahap dua, tarifnya akan lebih rendah dari PLTB Sidrap tahap satu. Setelah PLTB Sidrap 1 beroperasi, maka kapasitas terpasang PLTB secara nasional bertambah menjadi 76,1 MW dari tahun lalu yang baru termanfaatkan sebesar 1,1 MW[6].
Pemerintah Indonesia menargetkan akan membangun 22 PLTB di seluruh wilayah Indonesia. Salah satu rencana pengembangan PLTB selanjutnya adalah di wilayah Sukabumi dengan target kapasitas 170 MW. Perlu diketahui, Indonesia memiliki potensi energi angin yang mencapai 1,8 gigawatt (GW)[4]. Potensi ini harus dimanfaatkan sebaik-sebaiknya agar masyarakat Indonesia dapat menikmati sumber daya alamnya sendiri. Sebentar lagi, masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Sulawesi Selatan akan menikmati listrik yang dihasilkan oleh para penari langit.
Referensi
[1] Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan. 2016. Kebijakan Pemerintah Dalam Pembanguna Infrastruktur Penyediaan Tenaga Listrik. Jakarta : Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam.
[2] PT. PLN. 35.000 MW Untuk Indonesia. http://listrik.org/pln/program-35000-mw/ (Diakses pada 9 Januari 2018)
[3] Artanti, A.A. 2018. PLTB Sidrap I Siap Beroperasi. http://ekonomi.metrotvnews.com/energi/JKRlgQ7b-pltb-sidrap-i-siap-beroperasi (Diakses pada 9 Januari 2018)
[4] Wardani, R. 2017. PLTB Sidrap, Pembangkit Listrik Tenaga Angin Terbesar di Indonesia. http://ebtke.esdm.go.id/post/2017/09/30/1759/pltb.sidrap.pembangkit.listrik.tenaga.angin.terbesar.di.indonesia (Diakses 9 Januari 2018)
[5] UPC Renewables. http://www.upcrenewables.com/indonesia/ (Diakses 9 Januari 2018)
[6] Primadhyta, S. 2017. Jokowi Pamer Kemajuan Proyek PLTB Pertama di Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20171202163110-92-259688/jokowi-pamer-kemajuan-proyek-pltb-pertama-di-indonesia (Diakses pada 9 Januari 2018)

Cc sumber : https://warstek.com/2018/01/12/pltb-sidrap-tenaga-angin-indonesia/

 
Support : KOMINFO FKMTEI | Depid Prasetyo U | IMTE Polines
Copyright © 2013. FKMTE INDONESIA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by KOMINFO FKMTEI
Proudly powered by Blogger