Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

SEMINAR NASIONAL : SINERGI 4

Sabtu 9 Mei 2015, Komet dan Himpunan Mahasiswa Teknik Politeknik Negeri Jember menyelenggarakan Seminar Nasional Energi 4 dalam rangka melaksanakan Program Kerja Komet (Komunitas Energi Terbarukan) dan FKMTEI (Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Energi Indonesia).

Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Serbaguna Soetrisno Widjaja Politeknik Negeri Jember. Pada Seminar Nasional ini diberikan sentuhan entertainment. Berbagai hiburan menyelingi kegiatan ini, seperti penampilan tarian daerah serta penampilan musik akustik. Untuk dekorasinya mengadopsi konsep dari salah satu acara komedi di televisi.

Kegiatan ini berjalan sesuai rencana. Untuk pelaksanaan kegiatan seminar nasional kedepannya akan ditambah kuota peserta seminarnya, karena peminat seminar tersebut sangat besar akan tetapi tempat pelaksanaannya kurang bisa menampung.

Salam Energi! 😊

Politeknik Negeri Semarang Tanam 1500 Bibit Mangrove

25 April 2015, Ikatan Mahasiswa Teknik Energi Politeknik Negeri Semarang memperingati Hari Bumi. Peringatan ini dilaksanakan di Pantai Maron, Semarang. Konsep dari kegiatannya adalah  melakukan penanaman 1500 bibit mangrove. Hal ini dilakukan sebagai upaya pengurangan dampak abrasi yang ditimbulkan disekitar area tersebut.

Selamat Hari Bumi! 🌎

Peringatan Hari Bumi Politeknik Negeri Bandung 2015

Pada tanggal 18 dan 19 April 2015
Himpunan Mahasiswa Teknik Energi Politeknik Negeri Bandung merayakan
Peringatan Hari Bumi 2015. Kegiatan ini dilaksanakan di dua area yang berbeda. Yaknk di area parkir Politeknik Negeri Bandung dan di Car Free Day Dago Bandung.

Pada 18 April 2015 dilaksanakan pembuatan vertical garden dan fashion show dengan bahan dasar koran.

Pada 19 April 2015 dilaksanakan long march, perkusi, parade, handprint participation, flash mob.

Selamat hari bumi! 🌎

MUNAS DAN RAKERNAS KE-4 FKMTEI

Musyawarah Nasional (MUNAS) dan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Energi Indonesia akan kembali digelar tahun ini di Politeknik Negeri Jakarta. Penentuan tempat MUNAS dan RAKERNAS FKMTEI ini diambil berdasarkan keputusan MUNAS dan RAKERNAS KE-3 tahun lalu saat dilaksanakan di Politeknik Negeri Semarang.

MUNAS dan RAKERNAS FKMTEI ini akan dilaksanakan pada tanggal 27 – 29 November 2014. Nama kegiatan acara ini adalah Berbagi Energi untuk Indonesia “E-DAYS”. Dalam serangkaian acara tersebut, akan membahas mengenai laporan dari masing-masing Politeknik mengenai program kerja FKMTEI di kampus mereka, pemilihan pengurus FKMTEI yang baru, ada Seminar Nasional Energi serta ada Pameran Teknologi Energi.

Adapun syarat untuk mengikuti MUNAS dan RAKERNAS KE-4 FKMTEI ini adalah:
  1. Setiap Politeknik diharapkan mengirimkan 6 orang delegasi sebagai peserta MUNAS IV FKMTEI Tahun 2014 di Politeknik Negeri Jakarta
  2. Setiap Politeknik wajib memberi kepastian kehadiran dan jumlah delegasi kepada panitia selambat-lambatnya pada tanggal 15 November 2014
  3. Melakukan pelunasan biaya registrasi Rp 400.000,00 per orang. Pelunasan selambat-lambatnya tanggal 15 November 2014
  4. Seluruh peserta wajib mengisi formulir registrasi dengan menyertakan: Surat tugas dari masing-masing Politeknik, Fotocopy kartu mahasiswa yang masih berlaku, dan Pas foto 3x4 sebanyak 5 lembar (warna)
  5. Peserta akan dijemput panitia di Terminal Pasar Rebo, Terminal Kampung Rambutan, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Jatinegara, atau Bandara Halim. Waktu penjemputan: Rabu, 26 November 2014
  6. Kelengkapan peserta: Setiap delegasi wajib membawa jas almamater dan atribut Himpunan yang bersangkutan, Setiap delegasi diharapkan mengenakan seragam FKMTEI pada saat kegiatan MUNAS diselenggarakan.
  7. Segala sesuatu yang menyangkut kegiatan Musyawarah Nasional Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Energi se-Indonesia yang belum tercantum dalam ketentuan ini akan diatur kemudian.

Bagi Politeknik yang ingin bergabung dengan FKMTEI (Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Energi Indonesia) bias langsung mengikuti acara ini dengan melengkapi syarat-syarat di atas. Kami selalu membuka pintu untuk Politeknik yang didalamnya terdapat mahasiswa Teknik Energi untuk bergabung dengan kami agar relasi kita semakin luas.

Untuk Juklak/Proposal bias di download pada link berikut ini:

Salam ENERGI! 


Study Visit for Group of Foreign Students, Organized by Deutscher Akademischer Austausch Dienst (DAAD)

10 Orang Mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya mengikuti Program Study Visit to Germany merupakan program yang disediakan oleh pemerintah Jerman melalui lembaga Deutscher Akademischer Austausch Dienst (DAAD) yang mana memberikan kesempatan kepada mahasiswa dari luar negeri termasuk Indonesia untuk studi di Jerman dalam waktu singkat (7-12 hari). Mereka berangkat menuju Jerman dari 11-23 September 2014. Pada awalnya, informasi mengenai DAAD program ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari hasil sosialisasi Dr.-Phil.Arinafril merupakan salah satu alumni DAAD di Kampus Polsri.

Pada saat itu Dr.-Phil.Arinafril menjelaskan berbagai jenis program beasiswa ke luar negeri, namun yang menjadi perhatian adalah program study visit yang diselenggarakan oleh DAAD ke Jerman. Alasannya adalah karena program ini termasuk program jangka pendek untuk dapat belajar ke Jerman sehingga tidak akan mengganggu proses pembelajaran di Politeknik, serta semua biaya selama di Jerman ditanggung oleh DAAD.

Sebagai pioneer dari seluruh Politeknik se-Indonesia, Study Visit to Germany ini di ikuti : Nyayu Aisyah (Teknik Energi), Melly Agustia Fortienawati (Teknik Energi), Ade Clara Pretty Sundari (Teknik Energi), Abdul Wahid Erlangga (Teknik Energi), Khusnul Khotimah (Teknik Energi), M. Ridho Husaini (Teknik Energi), Muhammad Ganta Khaitami (Teknik Energi), Utari Agustina (Teknik Kimia), Elita Apriani (Teknik Kimia), Zuliansyah Arman (Teknik Kimia).

Kegiatan ini berlangsung selama 10 hari. Para mahasiswa Polsri akan mempresentasikan proposal penelitiannya yang bertema “The Utilization of Aquatic Plants as a Future Energy”  di 3 Universitas ternama di Jerman yaitu : University of Stuttgart, OTH-Amberg-Weiden dan TU Berlin, berkunjung ke Pabrik di University of Stuttgart, berkunjung ke Pabrik Biogas di Weiden.

Berdasarkan proposal penelitiannya, Tanaman laut berupa Eceng Gondok dan Microalga dapat dimanfaatkan sebagai energi terbarukan untuk membuat Biodiesel dan Biogas yang rata-rata di Indonesia sendiri sangat dibutuhkan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat akan minyak bumi atau BBM yang sering dikonsumsi. Di Jerman sendiri, energi yang paling banyak dipakai adalah Energi Surya sebesar 46-47 %, Energi Angin 23 %, Biomassa 8 % dan yang lainnya kebanyakan berasal dari Energi Air dan sebagainya. Khususnya di Jerman sendiri, Panel Surya mudah terlihat di sepanjang jalan, di atap rumah warga, di ladang, di kampus, dan lainnya dikarenakan Panel Surya mereka sendiri disubsidi oleh pemerintah Jerman. Alasan mereka kebanyakan memakai Energi Surya dikarenakan pergerakan matahari nya. Ketika musim panas (Summer), pergerakan matahari terlihat melewati “atas kepala” sedangkan untuk musim gugur dan dingin ( Fall and Winter Season ) pergerakan matahari terlihat seperti “menyamping “. Dan itu alasan kenapa pemerintah jerman mau mensubsidi panel surya untuk warga-warga di Jerman. Sedangkan untuk biomassa sendiri kebanyakan digunakan di pedesaan atau wilayah terpencil yang membutuhkan listrik dan pemanfaatan lain dari Biogas seperti adanya pabrik biogas di kota kecil, Amberg-Weiden di bagian selatan Jerman.

Selain presentasi penelitian, para duta Politeknik Negeri Sriwijaya juga menampilkan kebudayaan Indonesia, khususnya kebudayaan yang ada di Sumatera Selatan seperti Tari Tanggai untuk menunjukkan bahwa Indonesia kaya akan budaya yang luar biasa. Hasil yang didapat dari Jerman adalah adanya kerjasama antara pihak universitas seperti OTH-Amberg Weiden yang ingin mengadakan “Summer School” di Politeknik Negeri Sriwijaya dan kerjasama akan proyek biogas dengan pengajar di TU Berlin.

Dengan adanya ini, diharapkan akan memotivasi mahasiswa untuk lebih semangat untuk membawa almamaternya ke kancah internasional dan membawa semangat dalam diri untuk meraih beasiswa ke luar negeri.




Bakti Masyarakat Politeknik Negeri Semarang dengan Biogas

Mahasiswa Teknik Energi Politeknik Negeri Semarang (POLINES) dan Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Diponegoro (UNDIP) melakukan kerjasama untuk kegiatan yang bertema LIVE IN. Kegiatan  LIVE IN ini dilaksanakan pada tanggal 13-15 Juni 2014 dan bertempat di Desa Sukorame kecamatan musuk Boyolali.Kegiatanni diikuti oleh 34 peserta.Bentuk kegiatannya adalah pengobatan gratis,mengajar di salah satu sekolah,dan pembentukan biogas. Biogas disini adalah dari kotoran sapi yang akan digunakan untuk mengganti kompor gas.

Peserta mulai berangkat pukul 16.30 tanggal 13 Juni 2014.Mahasiswa disambut baik oleh warga desa.Pukul 20.00 mahasiswa melihat pertunjukan  wayang yang ditampilkan warga desa.Setelah selesai mahasiswa tidur di rumah warga.

Untuk hari Sabtu kegiatan dilanjutkan untuk kegiatan mengajar di salah satu sekolah.Selain ada yang mengajar, mahasiswa ada yang membuat biogas. Dan hari Minggu Mahasiswa melaksanakan sosialisasi cara merawat biogas dan mengadakan pengobatan gratis.Mahasiswa mulai berangkat ke Semarang pukul 16.00

Dan inilah bentuk kerjsama dari Teknik Energi POLINES dan MAhasiswa HI UNDIP semoga bisa melakukan kerjasama yang bermanfaat kembali aamiin

Berikut pada saat pembentukan biogas

Pembuatan Digester Biogas dengan Plastik PE

POLINES Peringati Hari Bumi 2014

Mahasiswa Teknik Konversi Energi Polines atau biasa disebut IMTE Polines memperingati Hari Bumi 2014 yang jatuh pada tanggal 22 April. Peringatan Hari Bumi oleh IMTE Polines dilaksanakan dalam 2 hari dengan mengangkat tema "Solusi Untuk Bumi". Kegiatan ini bertujuan untuk menambah rasa kepedulian mahasiswa dan masyarakat umum akan pentingnya menjaga bumi bagi kehidupan.


Kegiatan IMTE Polines dimulai pada tanggal 22 April 2014. Kegiatan dilaksanakan di sekitar kampus dengan menggerakkan seluruh mahasiswa Teknik Konversi Energi Polines untuk melaksanakan bersih kampus. Kegiatan dimulai dengan pembukaan acara dilanjutkan dilanjutkan dengan pelafalan Ikrar Mahasiswa Teknik Energi Polines. Setelah itu, mahasiswa dibagi per kelas untuk membersihkan daerah sekitar kampus yang sudah dintentukan oleh panitia.

Kegiatan kedua, yakni masih dalam rangka memeringati Hari Bumi ini, IMTE Polines mengadakan aksi turun ke jalan di CFD Simpang Lima Semarang. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan melakukan aksi long march, serta pembagian bibit pohon jati dan sticker kepada masyarakat sekitar. Selain itu, para mahasiswa juga mensosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan menanam pohon sebagai aksi menjaga bumi ini. 

Semoga dengan aksi yang dilakukan oleh mahasiswa Teknik Konversi energi Politeknik Negeri Semarang ini dapat mengubah pola pikir masyarakat dan mahasiswa sendiri yang sebelumnya tidak peduli dengan lingkungan, menjadi peduli terhadap lingkungan.

Bersih Kampus Polines
Pangeran Klorofil
Pembagian Bibit Pohon Jati


PENS Peringati Hari Bumi 2014

Dalam rangka memperingati Hari Bumi mahasiswa Sistem Pembangkitan Energi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya melakukan aksi bakti sosial pada Minggu 20 April 2014. Kalisari Damen, Mulyosari menjadi tujuan dilaksanakan acara ini. Meskipun secara internasional Hari Bumi diperingati pada 22 April, BSO-SPE PENS melakukan aksinya lebih dulu pada hari ini (20/4).


Serangkaian kegiatan diantaranya Jalan Sehat, Sosialisasi Hari Bumi, Games, Pembagian bibit tanaman dan tempat sampah. Acara ini diikuti oleh anak-anak daerah sekitar, mahasiswa, dosen dan kaprodi. Dalam pelaksanaannya kegiatan ini didukung oleh Telkomsel, Yo Blend, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemkot Surabaya.

Pasca kegiatan ini harapannya masyarakat bisa lebih peduli dengan tanah yang kita tinggali. Sebagai mahasiswa teknik kita harusnya tidak hanya mampu berbicara namun juga beraksi untuk menjaga bumi kita.


Kunjungi Riset Windpower Ricky Elson di Tasikmalaya

Surabaya, Empat mahasiswa program studi D4 Sistem Pembangkitan Energi telah melaksanakan kunjungan kecil ke area riset Ricky Elson. Mereka diantaranya Muhammad Arif Abidin, M. Fakhri Adriawan, Nur Fadlilah Husnandanti dan M. Aditya P H. Kunjungan tersebut dilaksanakan pada 5-13 Februari 2014.
Berawal dari iseng dalam mengisi waktu liburan, empat mahasiswa ini berkunjung Ciheras, Tasikmalaya. Romongan kecil dibawah kordinator Abidin ini ternyata berhasil belajar banyak bersama Ricky Elson sesuai dengan ranah bidang yang dipelajari. Mereka berangkat pada Rabu (5/2) dengan menggunakan kereta api. Agenda kecil ini merupakan inisiatif sendiri dari mahasiswa. 
Pak Ricky yang dikenal sebagai ahli motor penggerak listrik dan pengembang turbin angin welcome dengan kehadiran mahasiswa asal PENS. Area riset terbilang sederhana, berada di tepi pantai selatan. Banyak aspek yang bisa dipelajari seperti break on/off turbin angin dan solar cell, desain turbin, workshop pemasangan wind turbine, power house, pengolahan data hingga team work. 
Tidak hanya PENS, terdapat juga tiga mahasiswa asal Universitas Padjajaran Bandung dan dua asal Politeknik Negeri Jember. Bahkan sebelumnya juga ada empat mahasiswi asal Politeknik Negeri Jakarta. Sebagai salah satu anggota tim Putera Petir, Pak Ricky memang sering kedatangan tamu mahasiswa untuk belajar di area riset beliau. Dengan ini, beliau berharap banyak mahasiswa yang dapat turut serta dalam mengembangkan Indonesia utamanya dalam energi listrik terbarukan.
Proses pembelajaran disana non formal, sehingga harus mencari tahu sendiri apa yang kita butuhkan untuk bahan diskusi. Seminggu merupakan waktu yang panjang untuk belajar selama di Ciheras. Namun mahasiswa PENS hanya bisa bertemu empat hari. Mengingat jadwal beliau yang juga sangat padat.
Turbin Angin milik Ricky Elson dikenal dengan The Skydancer. Merupakan tipe HAWT dengan tiga blade. Di tempat risetnya terdapat lima skydancer dengan tinggi 4 meter, satu turbin southwest, dan dua photovoltaic. Semuanya terhubung ke power house. Pengecekan power house dilaksanakan selama tiga jam sekali untuk mengetahui besar masukan daya. Rencananya blade untuk tower ketinggian 12 meter juga akan dipasang, tinggal menunggu baterai.
Tidak hanya dikembangkan untuk riset, namun skydancer sudah dipasang sebanyak 20 unit di Pulau Sumba. Dan rencananya akan menyusul hingga 100 unit dibawah naungan Lentera Angin Nusantara. Semangat ini juga didukung dengan adanya program Sumba Iconic Island untuk energi terbarukan.
Dengan adanya kunjungan kecil ini harapannya mampu menjalin hubungan baik. Sekaligus mengenalkan Prodi Sistem Pembangkitan Energi. "Senang sekali bisa belajar langsung di lapangan dan bertemu Pak Ricky, banyak pelajaran yang saya dapat dalam mengisi liburan kali ni," ungkap M. Arif Abidin mahasiswa tingkat II SPE. (nan)

Energi Bina Desa sebagai Wujud Kepedulian Himpunan Mahasiswa Teknik Energi

Energi Bina Desa (Ebides) merupakan salah satu program kerja Departemen Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Himpunan Mahasiswa Teknik Energi (HMTE) Politeknik Negeri Bandung (POLBAN) sebagai implementasi salah satu poin ikrar energi yaitu peduli. Dan disadari,memberikan manfaat kepada masyarakat merupakan salah satu kewajiban mahasiswa sebagaimana yang telah kita pahami dalam poin ke-3 Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat.

Pukul 04.30 WIB kami berkumpul di depan Pendopo Agung POLBAN. Sekitar pukul 05.00 WIB,sebelum fajar tiba,kami berangkat menuju Kampung Laspada,Pangalengan.Ada tiga kloter keberangkatan.Kloter pertama pada malam hari dan menginap di salah satu rumah warga disana.Kloter kedua berangkat pada pukul 05.00 WIB dan kloter ketiga sekitar pukul 07.00 WIB.

Hawa sejuk daerah pedesaan mulai terasa ketika kami memasuki kawasan Kampung Laspada.Perjalanan masih sekitar 30 menit untuk tiba di lokasi pelaksanaan acara.Pepohonan menjulang tinggi,bukit,dan hamparan kebun teh menjadi pemandangan di sekeliling kami.Terdapat beberapa titik jalan yang berbatu dan becek sehingga lumayan sulit untuk dilewati. 

Tiba di Kampung Laspada,kami memarkir kendaraan di lapangan dekat masjid dan mampir sebentar ke salah satu rumah warga tempat teman-teman kloter keberangkatan pertama menginap.Kedatangan kami menjadi pusat perhatian warga,terutama anak-anak.Beberapa anak memandangi kami dengan wajah polos dan bingung.Mungkin dalam benaknya mereka bertanya-tanya siapa kami dan mau apa kami kemari.Meskipun ini tahun kedua kami-HMTE-berjahim coklat ini datang kemari.


Setelah mengambil infokus,screen,laptop,dan beberapa kebutuhan lain untuk seminar di SD Riung Gunung,kami pun melanjutkan perjalanan ke SD.Jaraknya cukup jauh jika ditempuh dengan berjalan kaki dan sekitar 15 menit jika menggunakan sepeda motor sehingga kami disarankan untuk mengendarai sepeda motor untuk menuju kesana

Setibanya di SD Riung Gunung,lagi-lagi kami menjadi pusat perhatian anak-anak. Sekitar 25 orang anggota HMTE berada di tempat ini.Jumlah HMTE di SD ini hanya setengah dari jumlah seluruhnya yang hadir mengikuti kegiatan Ebides.Beberapa orang diantara kami memasuki ruang guru untuk mengurus teknis acara.Dan beberapa orang yang menunggu,mengisi waktu dengan mengajak anak-anak berkenalan,bermain dan foto-foto, menyiapkan hadiah untuk lomba, beberapa lainnya dikerumuni anak-anak yang penasaran dengan kedatangan kami


Beberapa anak yang lain terlihat sedang sibuk mengumpulkan sampah dan membuangnya ke dalam lubang besar yang memang disediakan untuk membuang sampah.


Setelah semuanya siap,kami memulai acara pembuka.Diawali dengan basmalah untuk menambah keberkahan dan tak lupa dilakukan ice breaking untuk mencairkan suasana.
“Open banana open banana
Smell banana smell smell banana
Eat banana eat eat banana
Close banana close close banana”


Kurang lebih namanya Tarian Open Banana.Entah,lupa darimana awalnya.Kami melakukan dan mengajarkannya pada anak-anak berdasarkan pengalaman masa kecil kami.Anak-anak dan HMTE terlihat semangat melakukan Open Banana ini.Pembagian hadiah sudah dimulai sejak ice breaking.Anak-anak yang berani maju ke depan untuk memimpin open banana diberi hadiah.Anak-anak masih terlihat malu-malu.Wajar.Belum lama kami bertemu.

Anak-anak berhamburan saling bertabrakan saat kami mempersilakan mereka masuk ruangan kelas untuk acara seminar.Ricuh.Itu wujud semangat yang ada dalam diri mereka,kami menganggapnya.Ada juga yang sampai menangis karena jatuh tersenggol teman-temannya yang berlari.Itulah anak-anak,selalu lucu tingkah polahnya sekalipun mereka sedang berseteru.

Suasana kelas menjadi ramai setelah anak-anak masuk.Dalam dua ruang kelas yang disatukan dengan dibuka sekatnya,berkumpul anak-anak kelas 1 hingga kelas 6.Terbayang bagaimana padatnya ruangan ini?Belum lagi jumlah HMTE yang berada di dalam kelas.Tapi alhamdulillah,suasana kelas bisa kondusif dengan beberapa ice breaking dan film singkat andalan kami.


“Kalau kau suka bersih bilang oke ! Oke !
Kalau kau suka sehat bilang oke ! Oke !
Kalau kau suka bersih dan juga suka sehat
Suka dua-duanya bilang oke ! Oke !


Seminar yang diselenggarakan dengan tema ‘Cara Menggosok Gigi yang Benar’ dan ‘Cara Mencuci Tangan yang Benar’ diikuti anak-anak dengan antusias.Kami bukan ahlinya,tapi kami mempelajari secara otodidak untuk dapat disampaikan dan diajarkan kepada anak-anak SD Riung Gunung dengan cara yang sederhana.


Kurang lebih satu jam,acara seminar telah selesai dilaksanakan.Kami pun mengarahkan anak-anak untuk mengikuti lomba yang akan kami laksanakan,yaitu lomba menggambar cita-cita untuk kelas 1 sampai dengan 3 dan lomba ranking 1 untuk kelas 4 sampai dengan 6.Lagi-lagi anak-anak berhamburan keluar kelas dengan ricuh,berdesakan,menunjukkan antusias yang tinggi untuk mengikuti kegiatan ini.


Menciptakan rasa percaya diri anak-anak SD Riung Gunung adalah harapan kami.Dan melalui penanaman cita-cita sedini mungkin dan berani berkompetisi,harapan itu kami wujudkan.Sekalipun mereka adalah ‘anak-anak desa’ tapi kemampuan mereka tak ada bedanya,seperti semboyan SD Riung Gunung yang begitu mereka pahami dan mereka ucapkan dengan lantang,”Sanajan sisi gunung,nu penting nanjung !”.Ya,sebuah cita-cita tak pernah melihat siapa pencita-citanya,tak pernah melihat dimana ia berada.Cita-cita sanggup melawan keterbatasan.Dan itulah yang ingin kami tanamkan kepada mereka.

Alhamdulillah,acara berlangsung lancar.Acara diakhiri dengan salam ikrar HMTE di lapangan SD Riung Gunung.

“Salam ! Energi ! Energi...Energi...Energi...
Salam ! Energi ! Energi...Energi...Energi...”

“Ikrar ! Energi !
Kami anak energi
Kritis dan berani
Peduli terhadap lingkungan kami
Satu himpunan kami berjanji
Saling melindungi”

Salam dan ikrar Himpunan Mahasiswa Teknik Energi (HMTE) Politeknik Negeri Bandung menggema di siang yang terik.Anak-anak SD yang masih polos terpana karenanya.Hamparan kebun teh dan bukit-bukit yang menjulang tinggi di sekeliling SD Riung Gunung Laspada menjadi saksi terwujudnya kepedulian HMTE


Di lokasi yang berbeda,masih di Kampung Laspada,sebagian HMTE sedang memperbaiki biogas agar bisa digunakan oleh masyarakat Kampung Laspada.Perbaikan biogas ini merupakan target utama program kerja Energi Bina Desa tahun ini.Kegiatan ini melibatkan masyarakat setempat.Kami semua bergotong royong memperbaiki biogas.Bagi kami,hal ini merupakan implementasi untuk ilmu yang telah kami dapatkan.Mengabdi sambil belajar,kurang lebih begitu.



Pukul 14.00 kami tiba di basecamp,di sekitar masjid.Acara pengobatan gratis yang dilaksanakan lembaga lain,telah selesai dilaksanakan.Kami beristirahat sejenak dan merencanakan kembali acara selanjutnya.Ada dua agenda yang harus kami lakukan sore ini.Yang pertama adalah menjalin komunikasi dengan warga untuk kepentingan kegiatan Jika Aku Menjadi esok hari dan mengajak anak-anak bermain permainan tradisional.Tujuannya agar anak-anak tetap ingat dan percaya diri melakukan permainan-permainan tradisional.Dengan cara ini,kami harap mereka merasa didukung untuk tetap melakukan permainan tradisional agar tak hanya psikomotor saja yang digunakan seperti bermain games di HP,komputer atau PS tetapi juga motorik.Agenda ini sebetulnya kondisional,jika banyak anak-anak yang berkumpul maka dilaksanakan.Tetapi jika tidak,tidak masalah.Belum sempat kami mengajak mereka,mereka sudah terlebih dahulu mengajak kami.Anak laki-laki mengajak bermain bola dahulu sedangkan anak perempuan bermain sondah,loncat tinggi,pindah karet dengan sedotan,dan beberapa permainan tradisional lainnya yang kami tak begitu tahu namanya.



Tak terasa,maghrib pun tiba.Mentari hampir tenggelam di ufuk barat,hanya menyisakan warna jingga di atas hamparan kebun teh.Kami mengakhiri kegiatan bermain dan segera merapikan diri lalu shalat berjama’ah di masjid.Sambil menunggu waktu Isya,kami membaca Al-Qur’an,menghafal surat-surat,bercerita tentang nabi dan rasul dengan anak-anak.Masih dengan semangat yang sama,anak – anak mengikuti kegiatan ini

Di halaman belakang masjid,terlihat beberapa panitia sedang menyiapkan alat-alat untuk menonton film.Ada yang mengotak-atik laptop,memasang screen,mengatur infokus,dan menggelar karpet.Kami yang telah selesai melaksanakan ibadah shalat Isya,langsung menuju tempat menonton film.Tak sabar ingin segera menonton,begitupun anak-anak.Ada pula beberapa orang tua yang ingin ikut menonton.Judul filmnya yaitu ‘Rumah Tanpa Jendela’.Dengan memahami makna film ini,kami berharap mereka akan termotivasi untuk terus berusaha menggapai cita-citanya sekalipun keterbatasan dan kesulitan menghampiri mereka.


Pukul 21.00 WIB film selesai.Anak-anak satu per satu meninggalkan tempat ini untuk pulang ke rumah dan beristirahat.Setelah selesai membereskan semua peralatan,kami pun beristirahat.Rencana esok hari,kami akan melakukan kegiatan Jika Aku Menjadi dan kerja bakti merenovasi halaman masjid.Tetapi ada satu permintaan dari lembaga PAUD agar kami mengisi acara seminar kepada anak-anak PAUD.

Pagi-pagi buta,kami sudah beranjak menuju rumah-rumah warga yang menjadi target Jika Aku Menjadi.Udara terasa begitu dingin,tapi tentu saja tak membuat kami enggan melakukan ‘pengabdian’.Pagi-pagi seperti ini biasanya warga sedang sibuk memeras susu sapi sehingga kami ikut melihat dan mencoba memeras susu sapi.Bagi sebagian besar di antara kami,hal ini adalah pengalaman pertama.Meminum susu langsung setelah diperas adalah hal yang tak pernah kami lakukan sebelumnya.Dan ternyata tak mudah untuk memeras susu sapi.Susu sapi yang telah terkumpul ini nantinya akan dijual untuk diolah di KPBS.

Beberapa tim Jika Aku Menjadi mulai menyebar ke setiap rumah warga untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang sedang dilakukan oleh warga yang menjadi target.Kami memetik tomat,wortel,cabai,kopi,daun teh,sawi.Warga mengijinkan kami untuk memakan beberapa buah atau sayur yang kami petik.


Mengisi seminar di PAUD benar-benar bukan hal yang mudah.Ternyata tak mudah berkomunikasi dengan anak-anak berusia 3-5 tahun.Terlebih lagi,mereka belum begitu mengenal bahasa Indonesia.Ya,bahasa sehari-hari mereka adalah bahasa Sunda.Untungnya,kami dibimbing oleh beberapa orang guru PAUD disana.Meskipun kami merasa belum begitu optimal,namun melihat antusiasme dan respon yang positif dari anak-anak dan guru-guru PAUD,kami merasa semangat lagi.


Kerja bakti dilakukan bersama-sama dengan warga.Keringat menetes di kening kami.Tapi tak hanya lelah yang ada,melainkan rasa bahagia.Rasa bahagia karena peluh yang menetes adalah wujud dari semangat pengabdian,pengabdian kepada masyarakat.


Dua hari satu malam kami berada disini adalah dua hari yang menyenangkan dalam hidup kami.Berbagi rasa dan cerita adalah hal luar biasa bagi kami.Mengenal masyarakat Kampung Laspada merupakan sebuah pengalaman yang tak akan bisa dibeli. Waktu,tenaga,dan pikiran tak pernah sia-sia kami bagi.Bagi kami,lebih baik lelah dan sakit untuk mengabdi daripada duduk manis tak membawa perubahan.


Terimakasih,masyarakat Kampung Laspada.
Terimakasih,rekan-rekan HMTE.


Serah Terima Jabatan Ketua IMTE Polines 2013/2014

Senin (30/12) di Politeknik Negeri Semarang dilangsungkan serah terima jabatan ketua IMTE Polines. Perlu diketahui, Polines merupakan salah satu anggota dari FKMTE Indonesia dan sebagai anggota Polines juga harus menjalankan proker FKMTE Indonesia. Maka dari itu, organisasi yang akan menjalankan proker FKMTE Indonesia di Politeknik negeri Semarang adalah IMTE (Ikatan Mahasiswa Teknik Energi) Polines. Bisa dibilang, organisasi ini layaknya seperti HMPS, namun bedanya organisasi ini berdiri secara independen dan dana kegiatan diperoleh dari iuran rutin anggota serta dana sponsor kegiatan.

Hari ini, Wigas Digwijaya secara resmi dilantik menjadi Ketua IMTE Polines periode 2013/2014 menggantikan ketua IMTE sekaligus yang dulu merupakan Korpol FKMTEI dari Polines yakni Arda Agam Tamtomo. Serah terima jabatan dilakukan di Gedung SC 3 09 Politeknik Negeri Semarang dengan pembuatan surat pengangkatan ketua yang ditandatangani oleh ketua lama dan ketua baru serta dua orang saksi.




Dengan dilantiknya Wigas Digwijaya sebagai ketua IMTE 2013/2014, semoga Politeknik Negeri Semarang dapat menjalankan program kerja FKMTE Indonesia dengan lancar dan sukses. 



Jayalah selalu Teknik Energi Indonesia. Salam Energi!!

Seminar Nasional Energi (SINERGI 3)

Jember - Sabtu, 7 Desember 2013, mahasiswa Teknik Energi Terbarukan yang tergabung dalam Komunitas Mahasiswa Energi Terbarukan (KOMET) Politeknik Negeri Jember menyelenggarakan sebuah kegiatan yang bernama SINERGI 3, Seminar Nasional Energi 3 dengan mengambil tema “Potensi Energi Angin dan Arus Laut di Indonesia”. Seminar yang dihadiri oleh Ricky Elson sebagai pakar dan praktisi wind turbine serta Daniel Christian Sihombing sebagai pakar turbin arus laut tersebut merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh KOMET. Pada hari sebelumnya, yaitu Jumat, 6 Desember diadakan kegiatan presentasi makalah prosiding yang dihadiri para pemakalah dari Politeknik Negeri Batam, Politeknik Negeri Jember, Universitas jember, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Presentasi makalah prosising tersebut merupakan inovasi baru panitia untuk membuat kegiatan agar lebih menarik. Selain itu juga diadakan kegiatan lomba poster dan pameran teknologi yang mana menampilkan karya – karya aplikatif yang berbasis energy terbarukan dari mahasiswa TET. SINERGI 3 yang bertetepatan dengan Dies Natalis Politeknik Negeri Jember tersebut berlangsung sangat meriah karena juga dihadiri oleh ketua DPRD Kabupaten Jember.

Sesi pertama dengan bahasan potensi energy arus laut Indonesia yang disampaikan oleh Daniel Christian Sihombing berlangsung sangat meriah dan seluruh peserta sangat antusias untuk menyimak materi yang disampaikan, dan pada akhirnya dapat disimpulkan bahwa potensi energy arus laut di negeri ini sangat melimpah dan mampu menjadi alternative energy yang bisa digunakan untuk kehidupan manusia. Selanjutnya sesi kedua membahas potensi energy angin yang disampaikan oleh Ricky Elson menjadi puncak ekspektasi seluruh panitia dan peserta, beliau yang sudah berpengalaman 14 tahun di jepang begitu lihai dan detail dalam menyampaikan maeri potensi energy angin di negeri ini dan materi micro wind turbine. Dan pada akhirnya disimpulkan bahwa potensi energy angin di negeri ini begitu melimpah, tergantung niat dan kemauan kita untuk memanfaatjannya dengan maksimal untuk kehidupan yang lebih baik.

Ketua IMTE Polines 2013/2014

Hari senin kemarin, IMTE Polines (Ikatan Mahasiswa Teknik Energi Politeknik Negeri Semarang) mengadakan pemilihan ketua untuk periode 2013/2014. Ketua IMTE di sini nantinya akan menjalankan Proker IMTE dan proker FKMTEI bersama dengan Korpol Polieknik Negeri Semarang, Andhika Bayu Oktavianto.

Sistematiak pemilihan ketua IMTE Polines hampir sama dengan pemilihan Ketua FKMTEI di Munas ke-3 di Semarang beberapa bulan yang lalu. Penyampaian visi dan misi oleh masing-masing kandidat, dan kemudian diadakan sesi tanya jawab antara kandidatt dengan peserta musyawarah, dan tahap terakhir adalah penentuan ketua melalui musyawarah forum.

Foto dari kiri: Wigas Digwijaya (Ketua IMTE), ketua FKMTEI, Korpol Semarang 

Alhasil Wigas Digwijaya terpilih sebagai ketua IMTE Polines. Bersama dengan Korpol, Andhika Bayu Oktavianto, ketua IMTE akan melaksanakan proker FKMTEI dan proker IMTE. Semoga dengan terpilihnya ketua IMTE yang baru, Teknik Energi di Politeknik Negeri Semarang dapat berbicara banyak dalam kegiatan-kegiatan selanjutnya.

Salam Energi!!

Poster FKMTE Indonesia

Selamat pagi kawan Energi! Sehubungan dengan program kerja KOMINFO FKMTEI, yaitu tentang sosialisasi FKMTE Indonesia di berbagai Politeknik se-Indonesia yang khususnya memiliki Teknik Energi, KOMINFO FKMTE Indonesia memberikan sedikit bahan yang berupa Poster Sosialisasi FKMTEI

Poster Sosialisasi FKMTEI by KOMINFO
Poster ini berisi mengenai arti/makna lambang FKMTEI, sekilas tentang FKMTEI, Maksud dan tujuan didirikannya FKMTEI, Politeknik yang sudah bergabung dengan FKMTEI, kegiatan MUNAS dan RAKERNAS FKMTEI serta susunan kepengurusan FKMTEI periode 2013/2014.

Poster ini diharapkan dapat menambah wawasan mahasiswa tentang Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Energi Indonesia serta dapat mengikat Politeknik-Politeknik yang lain untuk bergabung dengan Forum ini.

Bagi kawan-kawan Teknik Energi bisa mendownload Poster tersebut di link yang disediakan dibawah ini.


Note: Direkomendasikan untuk mencetak poster dengan ukuran A3.

Pemilihan Korpol FKMTEI POLMED

Hari jumat kemarin di Politeknik Negeri Medan dilakukan pemilihan Korpol (Koordinator Politeknik) FKMEI 2013. Dalam kegiatan tersebut, terpilihlah salah seorang yang berhak untuk mendapatkan jabatan dan mengemban tugas sebagai Korpol FKMTEI dari Polmed. Marudut Tarihoran, korpol FKMTEI dari Polmed periode 2013/2014.

Semoga setelah pemilihan korpol baru tersebut, POLMED bisa lebih berprestasi khusunya dalam hal yang bersangkutan dengan program kerja FKMTEI 2013/2014.

Tak lupa ucapan terimakasih kepada saudara Taufiqurrahman Siregar, korpol Medan periode 2012/2013, semoga ilmunya saat mengikuti MUNAS dan RAKERNAS 3 di Politeknik Semarang bulan lalu bias di tularkan kepada korpol yang baru. 

Foto kandidat Korpol POLMED

Serah terima korpol lama dan baru

Pengadaan Seragam FKMTEI

Dalam rangka mensukseskan salah satu program kerja FKMTE Indonesia serta menanamkan rasa kebersamaan, Politeknik Negeri Semarang yang diemban sebagai koordinator pengadaan seragam FKMTEI akan membuka Pre Order seragam FKMTEI. Untuk harga Rp 100.000,00 belum termasuk Ongkir. Seragam ini nantinya akan digunakan dalam setiap kegiatan FKMTEI.


Untuk cara pemesanan, dapat mengisikan data yang bisa teman-teman download di sini, dan kemudian dikirim ke alamat email depid.reog@gmail.com

Untuk info lebih lanjut, bisa menghubungi CP berikut ini:
085740237736 (Alfi Salmani Fikri)
085727143314 (Andhika Bayu Oktavianto)

MUNAS & RAKERNAS FKMTEI III

Suasana MUNAS ke-3 di Politeknik Negeri Semarang/image by Reza
Setelah diadakannya MUNAS dan RAKERNAS ke-2 di Jember, beberapa hari yang lalu telah dilaksanakan MUNAS dan RAKERNAS ke-3 FKMTE Indonesia di Politeknik Negeri Semarang. Dalam kegiatan tersebut, di putuskan bahwa ketua FMTE Indonesia yang baru, yakni Alfi Salmani Fikri dari Politeknik Negeri Semarang.

Acara tersebut merupakan acara tahunan FKME Indonesia yang diikuti oleh beberapa Politeknik yang termasuk dalam anggota FKMTE Indonesia, yaitu Politeknik Negeri Medan, Politeknik Negeri Sriwijaya, Politeknik Negeri Bandung, Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Semarang, Politeknik Elekronika Negeri Surabaya, dan Politeknik Negeri Jember.


Untuk ke depannya, FKMTE Indonesia ini akan merangkul PNUP yang masih belum bergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Energi Indonesia.

Peringatan Hari Bumi di Surabaya

Hari Bumi 2013 yang dilaksanakan pada hari Minggu, (21/4) . Bertempat  di Gedung Energi Prodi SPE. Kegiatan tersebut merupakan salah satu kepedulian mahasiswa SPE akan pentingnya menjaga lingkungan

Kegiatan ini merupakan agenda pertama yang dilakukan oleh prodi Sistem Pembangkitan Energi di awal tahun pelajaran 2012-2013. Kerja bakti ini diikuti oleh seluruh warga SPE baik itu mahasiswa ataupun dosen pengajar. Peringatan Hari Bumi ini dibuka secara langsung oleh Ir. Joke Pratilastiarso, MT. selaku Kaprodi SPE. Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dan berakhir pada pukul 11.30 WIB.

Di awal dibukanya acara, seluruh mahasiswa SPE dibariskan dilapangan Gedung energi.  Kemudian dbagi menjadi enam kelompok dimana setiap kelompok terdiri dari kurang lebih sepuluh orang . Kelompok tersebut nantinya akan bergotong royong untuk membersihkan area tertentu yang telah ditentukan oleh panitia. Setiap kelompok ini bersaing memperebutkan tiga reward yang diusung oleh panitia yakni most valuable, most friendship, dan most solidarity

Dari acara tersebut didapatkan reward sebagai berikut :
1. Most valuable  : Kelompok 4
2. Most friendship : Kelompok 1
3. Most solidarity : Kelompok 6

Acara ini ditutup dengan ramah tamah yang diikuti oleh seluruh peserta. Pasca dilaksanakan kegiatan ini diharapkan generasi penerus bangsa untuk peduli akan lingkungan di sekitarnya.

Semangat Hari Bumi Mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya


Peringatan Hari Bumi di Jember

Pada Hari Bumi tanggal 21 April, mahasiswa Politeknik Negeri Jember melakukan kegiatan pembagian sticker area kampus POLIJE. Pembagian sticker tersebut di tujukan pada seluruh civitas akademika. Dengan pembagian sticker tersebut yang juga mengandung pesan "save energy" diharapkan seluruh civitas akademika dapat mengontrol konsumsi energi mereka.

Selain itu, mahasiswa dari POLIJE juga melakukan penanaman pohon di area kampus Politeknik Negeri Jember. Penanaman pohon sangat identik dengan umur bumi juga energi bumi. Di harapkan dengan penanaman pohon tersebut dapat membuat suasana kampus lebih nyaman.

Berikut kegiatan yang dilakukan oleh Politeknik Negeri Jember:




Peringatan Hari Bumi di Semarang

Pada hari Minggu 21 April 2013 Ikatan Mahasiswa Teknik Energi Politeknik Negeri Semarang atau biasa disebut dengan IMTE POLINES mengadakan kegiatan berbagi 3.000 bibit pohon dan sekaligus orasi dengan tujuan untuk menyampaikan pesan-pesan yang bertujuan agar manusia selalu peduli terhadap lingkungan serta selalu menjaga keadaan bumi ini. Kegiatan tersebut diadakan guna memperingati hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April.


Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa polines yang disebut dengan IMTE POLINES tersebut mengadakan kegiatan tersebut di acara Car Free Day di Simpang Lima Semarang. Dalam waktu beberapa jam pun ribuan pohon ludes habis dibagikan kepada masyarakat dan tak lupa juga dalam pembagian tersebut mahasiswa mwnyampaikan pesan kepada masyarakat untuk selalu menjaga bumi ini.

Selain itu, kelompok IMTE POLINES yang lain turun ke jalan dengan membuat barisan dengan membeberkan berbagai poster yang isinya pro bumi serta membagikan sticker. Dalam sticker tersebut tersirat berbagai makna yang mengharuskan manusia untuk selalu menjaga lingkungan dan bumi ini.

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bumi ini juga dilakukan di 5 kota di Indonesia secara serentak. Mereka juga merupakan mahasiswa-mahasiswa Teknik Energi yang tergabung dalam FKMTEI

Berikut momen-momen kegiatan IMTE POLINES ketika memperingati Hari Bumi.
Pembagian pohon kepada masyarakat


Poster yang mengajak untuk hemat energi


rose
 
Support : KOMINFO FKMTEI | Depid Prasetyo U | IMTE Polines
Copyright © 2013. FKMTE INDONESIA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by KOMINFO FKMTEI
Proudly powered by Blogger